Tag kulon progo

Desa Wisata Sermo

4 0
Read Time:1 Minute, 52 Second

Desa Wisata Sermo ꧋ꦣꦺꦱꦮꦶꦱꦠꦱꦼꦂꦩꦺꦴ adalah sebuah desa kecil yang terletak bersebelahan dengan Waduk Sermo (Bendungan Sermo), sumber air utama Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Desa Wisata Sermo terletak sekitar 35 km sebelah barat Yogyakarta dan hanya 7 km dari Wates, ibu kota Kabupaten Kulon Progo. Untuk sampai disana, wisatawan membutuhkan waktu sekitar 35 menit perjalanan menggunakan kendaraan bermotor dari Kota Wates, Kulon Progo.

Banyak sekali aktivitas yang bisa dilakukan para pengunjung di area Waduk Sermo ini. Tidak hanya menikmati keindahan waduk dengan mengelilingi waduk menggunakan perahu, wisatawan bisa menikmati asrinya alam Waduk Sermo dengan menyusuri jalan setapak yang ada di sekeliling Waduk Sermo baik dengan berjalan kaki maupun bersepeda.

Desa ini dikelilingi oleh pegunungan yang mencakup kawasan konservasi di mana perburuan dan penebangan dilarang. Desa ini terletak di sebelah Waduk Sermo (Bendungan Sermo). Daya tarik utama dari desa ini adalah Waduk Sermo yang merupakan satu-satunya waduk yang ada di Provinsi Yogyakarta. Keberadaan waduk ini tidak hanya penting bagi pengairan di sekitar waduk, tetapi juga menjadi salah satu wisata yang cukup diperhatikan di Kabupaten Kulon Progo.

Selain itu, saat pada musim kemarau, pengunjung juga bisa memanfaatkan area Waduk Sermo untuk berkemah maupun untuk outbound. Apalagi dengan lokasinya yang jauh dari hiruk pikuk kebisingan perkotaan dan udaranya yang masih sejuk dan bersih tentu membuat Waduk Sermo menjadi pilihan pas untuk berlibur dari kepenatan sehari-hari.

Budaya, seni, dan adat istiadat

Masyarakat Desa Wisata Sermo terus mempraktekkan kesenian tradisional Jawa seperti jatilan, ketoprak, wayang kulit, dan incling. Masyarakat masih mempraktikkan seni keagamaan seperti sholawat dan berjanjen.

Makanan setempat

Makanan tradisional Desa Wisata Sermo ini dibuat oleh masyarakat sekitar untuk kemudian dijual di daerah sekitarnya. Makanan tradisional tersebut antara lain sebagai berikut:

  1. geblek – terbuat dari singkong
  2. nila (goreng atau bakar) – ikan yang ditangkap di Waduk Sermo
  3. apem – terbuat dari nasi kelapa
  4. bakpao
  5. bolu kelapa
  6. rempeyek kacang dan kedelai
  7. Red Devil Crisp – terbuat dari ikan Red Devil yang hidup di Waduk Sermo

Pariwisata

Tempat wisata di desa ini antara lain sebagai berikut:

  1. Waduk Sermo
  2. wisata perahu di Waduk Sermo
  3. penangkapan ikan
  4. gazebo
  5. jalan sepanjang 18,8 km yang mengelilingi bendungan
  6. Jalur jalan kaki 5 km yang melewati hutan hujan, rumah-rumah desa, sungai kecil, jalan aspal, dan jalan setapak
    wisata industri rumahan produk dan seni lokal
  7. homestay
  8. pertunjukan rutin kesenian tradisional seperti jatilan, incling, dan ketoprak.
Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Sekilas Bendungan Sermo / Waduk Sermo

0 0
Read Time:2 Minute, 0 Second

Sejarah

Bendungan Sermo atau lebih dikenal dengan nama Waduk Sermo adalah sebuah waduk yang berada di Kalurahan Hargowilis, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Proyek pembangunan Waduk Sermo merupakan salah satu komponen program IISP (Integreted Irrigation Sector Project) yang pembiayaannya berasal dari APBN murni dan bantuan ADB. Studi kelayakan Waduk Sermo dilakukan oleh Mac Donald tahun 1980, dilanjutkan oleh PT Indra Karya tahun 1985 dan 1991. Penelitian untuk mengetahui waduk sermo layak dibangun dari segi teknis dan ekonomis dilakukan oleh ELC – Electroconsult pada tahun 1992. Waduk Sermo ini dibuat dengan membendung Kali Ngrancah yang dapat menampung air 25 juta meter kubik. Pembangunannya diselesaikan dalam waktu dua tahun delapan bulan (1 Maret 1994 hingga Oktober 1996). Waduk yang diresmikan oleh Presiden Soeharto 20 November 1996 silam dibuat dengan membendung Kali Ngrancah, dengan biaya pembangunan mencapai Rp 22 miliar dan diselesaikan dalam waktu dua tahun delapan bulan. Untuk pembangunan waduk ini, Pemda Kulon Progo melakukan transmigrasi massal alias “bedol desa”. Sebanyak 100 KK ditransmigrasikan ke Tak Toi Bengkulu dan 7 KK ditransmigrasikan ke Perkebunan Inti Rakyat (PIR) Kelapa Sawit Riau. Tujuan pembangunan waduk ini adalah untuk suplesi sistem irigasi daerah Kalibawang yang memiliki cakupan areal seluas 7.152 Ha. Sistem irigasi tersebut merupakan interkoneksi dari beberapa daerah irigasi.

Spesifikasi

Waduk Sermo ini terdiri dari bendungan utama yang merupakan tipe urugan batu berzona dengan inti kedap air. Puncak bendungan memiliki elevasi +141,60 meter dengan panjang 190.00 meter, lebar 8,00 meter, tinggi max 58,60 Meter dan volume urugan 568,000 meter. Coffer dam dengan tipe urugan batu dan selimut kedap air yang memiliki elevasi mercu >105,00 meter. Bangunan pelimpah dengan tipe “ogee” tanpa pintu yang memiliki lebar pelimpah 26 meter, elevasi mercu 136,60 meter, peredam energi bak lontar dan lantai peredam energi. Bangunan terowongan dengan bentuk tapal kuda dengan diameter 4,2 meter yang memiliki kapasitas 179,50 meter kubik per detik, elevasi inlet 89,00 meter dan elevasi outlet 84,00 meter. Selama ini Waduk Sermo dimanfaatkan sebagai sumber air bersih oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan untuk air irigasi yang mengairi sawah di daerah Wates dan sekitarnya. Terkadang lokasi Waduk digunakan untuk lomba dayung seperti yang terjadi belakangan ini dan untuk pelatihan bagi Akademi Angkatan Udara (AAU), juga sering dijadikan obyek diskusi akademika tentang evaluasi geologi teknik dan kerentanan gerakan tanah di sekitar waduk tersebut (terutama pada sandaran dinding bendungan sebelah barat/kanan).

Sumber : wikipedia.org

Happy
Happy
33 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
33 %
Sleepy
Sleepy
33 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %